Jumat, 09 Desember 2011

BIAYA-BIAYA DALAM TRANSAKSI JUAL BELI RUMAH

Dunia property and developer di Yogyakarta semakin berkembang pesat saat ini. Didukung dengan julukan sebagai "Kota Pelajar", membuat kebutuhan akan hunian di Yogyakarta semakin meningkat. Lokasi perumahan tersebar di berbagai lokasi menawarkan pilihan-pilihan guna memenuhi kebutuhan akan tempat tinggal. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan hunian tersebut, jumlah transaksi jual-beli rumah pun meningkat. Pertanyaan yang sering muncul adalah : biaya apa sajakah yang muncul dalam transaksi jual-beli rumah? Berikut ini rincian tentang biaya-biaya yang muncul dalam transaksi jual-beli rumah :

Biaya yang Ditanggung Pihak Penjual :
1. PPN/Pajak Penambahan Nilai : 10% x Harga Rumah
2. PPh Penjualan : 5% x Harga Rumah (atau sesuai Perda masing-masing daerah)

Biaya yang Ditanggung Pihak Pembeli :
1. BPHTB/Biaya Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan/PPh Pembelian : 5% x Harga Rumah
    (atau sesuai Perda masing-masing daerah)
2. BBN/Biaya Balik Nama : jumlah ditetapkan oleh Notaris
3. Biaya Naik Status dari SHGB menjadi SHM (bila diinginkan) : jumlah ditetapkan oleh
    Notaris
4. Biaya KPR (bila pembelian rumah dilakukan melalui KPR) : kurang lebih 7% x Plafon
    Kredit

Jadi, bila Anda merencanakan untuk membeli rumah, Anda sudah bisa memperkirakan biaya-biaya yang akan muncul.

Semoga bermanfaat!

1 komentar:

LOJAJAR KAVLING B, SIAP HUNI 1 BULAN LAGI.

Satu unit rumah yang siap huni 1 bulan lagi berlokasi di antara jl. Kaliurang dan jl. Palagan. Sangat strategis, mengingat area tersebut mer...